Read: The Nightingale




Mungkin karena saya emang jarang-jarang baca novel drama, apalagi historical fiction (yang di mindset saya pasti 'berat'), ekspektasi saya nggak begitu tinggi sewaktu mulai baca. Saya bahkan cuma skimming di beberapa bagian.

Tapi beberapa chapter kemudian, saya baru mulai 'hanyut' setelah ngeh kalau ini ceritanya nyerempet-nyerempet Holocaust (which is salah satu tema sejarah yang menurut saya menarik). Jujur saja di awal saya pikir tokoh utamanya cuma Isabelle Rossignol, yang memang karakternya bener-bener stand out dan tipikal MC sekali: jujur, cantik, berani, mau berkorban untuk orang lain. Jadi kemudian ketika cerita berlanjut dan makin lama saya malah makin relate ke Vianne, rasanya jadi agak guilty gimana gitu ya aha ha ha ha (mungkin karena personality saya emang lebih deket ke dia daripada ke Isabelle).

Tapi ternyata, buku ini nggak lama-lama bikin saya kecewa; karena ternyata mba Hannah nggak cuma menceritakan tentang orang-orang heroik yang berperang di garis depan... tapi juga para 'pahlawan di balik layar' yang berjuang dengan cara mereka sendiri. Haha, saya makin ngefans ke Vianne, dong.

An instant five stars. Nggak heran The Nightingale menang award di Goodreads. Kayaknya udah lama saya nggak baca buku yang bisa bikin saya mencak-mencak ketika salah satu karakter sampingannya mati.... //lirik Kapten Beck//

https://www.goodreads.com/book/show/21853621-the-nightingale

Arum